c Make Me Tingle, Karena Sex Bukanlah Hal Tabu | Ngerumpidotco

Make Me Tingle, Karena Sex Bukanlah Hal Tabu

ngerumpidotco.my.id

Make Me Tingle, Karena Sex Bukanlah Hal Tabu


Apa yang terlintas ketika melihat kondom? Sebagian perempuan mungkin akan menjawab sebagai  “menjijikkan"! 

Merasa penasaran, saya searching dan mendapat jawaban bahwa perempuan yang beranggapan demikian, penyebabnya bukan karena benda itu aneh, melainkan efek psikologi sosial, stigma budaya, dan asosiasi terhadap cairan tubuh terkait kondom. 

Bagaimana dengan sex toys?

Wah apalagi itu, faktor sosial, budaya, psikologis, dan biologis membuat sebagian perempuan memandang sex toys sebagai sesuatu yang menjijikkan atau tabu.

Jujurly, sewaktu searching dan menulis tentang kondom dan sex toys, saya mencoba mengosongkan pikiran. Terlebih dari keyakinan agama, karena akan muncul hukum dan ketentuan yang akan memperpanjang pembahasan.

Sementara yang dibahas di sini terkait sex toys yang menjadi ide drama Korea “Make Me Tingle”. Seperti kita ketahui bersama, mayoritas warga Korea Selatan (51% hingga 51,3%) tidak memiliki afiliasi agama apa pun.

Sehingga, nampaknya penulis scenario berusaha menyajikan edukasi ringan, walau tetep Kim Jae Yeong, tokoh drama yang menjalankan bisnis ini dianggap memalukan, aib, dan tak berani terus terang pada camernya.

Diperankan Nam Ji Hyun, aktris cantik yang aktingnya saya ikuti sejak drama Korea “Shopaholic Louis”, 10 tahun silam, dan aktor Kim Jae Yeong sebagai  pemilik bisnis sex toys, drama Korea “Make Me Tingle” mendapat rating lumayan, yaitu 8,3/10 dari Mydramalist dan 8,2/10 dari IMDb.

Sebagus apa? Yuk kita obrolin:

Baca juga drama Nam Ji Hyun lainnya:


ngerumpidotco.my.id

Nam Ji Hyun sebagai  Kong Yeon Su

Jaga tubuh, pikiran dan martabatmu dengan hati-hati
Menghargai diri sendiri adalah
Hal yang memberimu martabat perempuan
Demikian pesan ibu kandungnya di upacara kedewasaan Kong Yeon Su, sambil menyematkan binyeo pada sanggul rambut anak perempuannya.

Tinggal di hanok (rumah tradisional khas Korea) dan lahir di keluarga konservatif yang masih mengagungkan ajaran leluhur, hidup Kong Yeon Su sebetulnya baik-baik saja, karena perhatian keluarga lebih tertumpah pada adik laki-laki Kong Yeon Su sebagai penerus nama keluarga.
Pria harus berbakti pada keluarganya
Dan meneruskan keturunan
Perempuan harus patuh pada suaminya
Dan melahirkan anak untuk meneruskan garis itu
Kenyamanan Kong Yeon Su berubah setelah kekasihnya mengajak berhubungan intim sebagai perwujudan cinta.

Baca juga drama Nam Ji Hyun lainnya:


ngerumpidotco.my.id

Kim Jae Yeong sebagai  Dokgo Dal

Tidak ada gagang pintu dihatinya
Sehingga tak ada yang bisa masuk
Celakanya, dia juga tak bisa keluar
Kata Yoon Ji-O tentang sahabatnya, Dokgo Dal. Dia juga menilai Dokgo Dal sebagai: Keras kepala, sombong dan mata keranjang.

Trauma masa lalu membuat Dokgo Dal bersikap demikian. Pasca kematian ibu kandungnya, sejak kecil dia kerap harus sendirian di rumah. Kesepian. Dokgo Dal  juga mengalami trauma gelap akibat sering melawan ketakutan kala terjadi pemadaman listrik. 

Sedangkan “mata keranjang” disematkan pada Dokgo Dal karena dia tak percaya cinta. Dia melihat ayahnya wara-wiri masuk rumah dengan banyak perempuan.

Tentang hubungan seks, Dokgo Dal punya penilaian tersendiri:
Inti dari bercinta hanyalah keinginan bereproduksi
Bisa dibilang semacam respons hormon
Dari dorongan untuk meningkatkan peluang bereproduksi
Otak manusia tidak seromantis itu
Kau bisa terikat pada seseorang
Dan masih merasakan hasrat seksual pada orang asing
ngerumpidotco.my.id

Sinopsis Drama Korea Make Me Tingle

Ilusi 
Sesuatu yang tak bisa kau genggam
Cinta adalah lampu merah
Sepasang insan, perempuan dan pria, bertemu, bahkan melakukan kencan buta. Pertemuan yang tidak berarti apa-apa, karena keduanya berbeda prinsip, khususnya terkait hubungan seks.

Insan perempuan bernama Kong Yeon Su. Dia perempuan puritan yang sangat mengagungkan cinta.  Bagi Kong Yeon Su hubungan intim adalah sesuatu yang suci yang hanya dilakukan setelah pernikahan. 

Insan pria yang bernama Dokgo Dal. Baginya seks hanya bagian dari 3 kebutuhan manusia, yaitu; Makan, Istirahat dan Seks. Cinta satu malam (one-night stand) merupakan perwujudan dari kebutuhan seks tersebut.

Prinsip itulah yang mengantar Dokgo Dal memproduksi dan memasarkan sex toys. Menurutnya produk tersebut menyenangkan dan dibutuhkan.
Adakah diantara kalian yang tidak berhubungan seks?
Ada yang tidak pernah martubasi?
Adakah yang tidak punya fantasi seksual?
Pasti ada pasarnya, mereka hanya takut menikmatinya.
Kong Yeon Su melakukan kencan buta dengan Dokgo Dal, kala dia mengalami masalah dengan kekasihnya selama 18 bulan, Choi Seung-Jun.

Choi Seung-Jun menuntut Kong Yeon Su menunjukkan keseriusan cinta dengan berhubungan seks. Setelah berulang kali menolak, akhirnya Kong Yeon Su setuju. Namun betapa kagetnya si gadis perawan ketika Choi Seung-Jun menolak memakai kondom.

Choi Seung-Jun membujuk dengan mengatakan bahwa Kong Yeon Su belum pengalaman, jadi belum tahu bahwa memakai kondom tuh tidak menyenangkan. Hal yang tentu saja membuat Kong Yeon Su gusar:
Mengapa kau yang memutuskan aku suka atau tidak?
Ya, aku memang belum berpengalaman
Tapi aku tau apa itu sopan santun dan rasa hormat
Bisa ditebak, akhirnya Kong Yeon Su putus hubungan dengan Choi Seung-Jun.

Beruntung, Kong Yeon Su dikelilingi orang yang menyayanginya. Putus hubungan dengan kekasih tak membuatnya terpuruk. Dia memiliki kakek, nenek, ibu, adik, serta tentu saja, seorang bibi yang bisa diajak curhat.

Dukungan lain berasal dari atasan Kong Yeon Su di SR Marketing Group. Sang atasan menugaskan Kong Yeon Su untuk menangani iklan perusahaan Loand, agar bisa menggantikan jabatan CEO seperti dirinya.

Betapa kagetnya Kong Yeon Su sewaktu mengetahui pemilik Loand ternyata adalah Dokgo Dal. Sebetulnya, lebih tepat Kong Yeon Su merasa malu. Pasca gagalnya hubungan intim bareng Choi Seung-Jun, dia bertemu Dokgo Dal  yang memberi nasehat:
Kondom bukan untuk kesenangan
Kondom berkualitas tinggi, kenikmatannya masih terasa
Kondom merupakan perlindungan terhadap kehamilan dan PMS
Yang artinya adalah bentuk saling menghormati
Siapa pun yang tidak mau repot memakai kondom
Tidak pantas dijadikan pacar
Jangan berpacaran dengan orang seperti itu
Dokgo Dal tak kalah terkejut, tapi akhirnya menyetujui setelah mengetahui bahwa iklan “Cakrawala” yang disukainya, merupakan hasil karya Kong Yeon Su.

Kong Yeon Su si gadis puritan, tentu saja harus pontang panting mempelajari materi yang baginya sangat asing, termasuk membawa pulang produk sex toys untuk mencobanya. 

Akhirnya Kong Yeon Su kembali pada prinsip dasar marketing:
Pemasaran bukanlah pertarungan produk
Melainkan pertarungan persepsi
Kong Yeon Su sukses. Berkat iklan dan serangkaian aktivitas promosi yang dirancangnya, perusahaan besutan Dokgo Dal tersebut berhasil mencatat kenaikan omzet secara signifikan.

Di pihak lain, seringnya pertemuan dan percakapan intens antara Kong Yeon Su dan Dokgo Dal membuat keduanya saling jatuh cinta, hingga Kong Yeon Su mantap melepas kesuciannya.
Cinta bukan soal pengertian
Melainkan penerimaan

ngerumpidotco.my.id

Review Drama Korea Make Me Tingle

Kenapa sih ada adegan ML membopong FL? Kan kasihan! Kecuali drama China, BB aktris mereka keterlaluan ringannya, salah satunya Tian Xi Wei dengan TB 165 cm, BBnya cuma 35 kg.

Hehehe ….pingin protes pada sutradara dan penulis scenario drama Korea “Make Me Tingle”, tapi gak tau harus kemana, jadi di sini aja ya? Kasihan banget ngelihat Kim Jae Yeong yang kerempeng harus membopong Nam Ji Hyun yang tubuhnya termasuk “subur”.

(Rasanya baru kemarin melihat akting keduanya dalam drama Korea “100 Days My Prince”)

Ide drama Korea “Make Me Tingle” sebetulnya bagus, yaitu menyajikan edukasi seks secara tipis-tipis. Salah satu kasusnya tentang adik FL yang harus belajar untuk ujian masuk PNS, tapi malah pacaran dan kebablasan.

Problem muncul ketika sang pacar hamil padahal dia tengah merintis karir sebagai penari. Dia tak mau punya anak. Adik FL berusaha bertanggung jawab dengan bekerja menjadi kuli bangunan, akibatnya adik FL luka-luka di lokasi proyek.

Di tengah kekesalannya, FL memaki:
Siapa pun yang tak pakai kondom
Harus didenda berat
Sayang, drama ini hanya memberi edukasi sebatas itu. Padahal bisa banget ditambahkan sex toys yang membantu para suami di masa istrinya mengalami nifas, atau untuk para single parents (daripada maksain nikah lagi atau malah ke PSK).

Penulis scenario malah asyik meracik komedi dan kisah di luar nalar, seperti FL membantu ML (yang punya trauma gelap) pulang ke apartemen melalui tangga darurat, bukan 1-5 lantai tapi puluhan lantai!

Padahal  ML kan kaya raya. Ngapain pulang sewaktu petugas apartemen memberitahu ada pemadaman listrik sekian jam? Dia bisa tinggal di kantor atau malah menginap di hotel untuk sementara waktu.

Namun yang paling konyol ketika adik FL mencari tentang kehamilan lewat buku di kamar kakaknya. Ini era digital, buat apa dia punya smartphone?

Minta ampun deh! Andai pemeran utamanya bukan Kim Jae Yeong dan Nam Ji Hyun, mungkin udah lama saya skip drama Korea “Make Me Tingle”, seperti yang dilakukan salah satu reviewer yang dropped drama ini sejak episode 1 karena menilai sebagai drama misoginistik.
Drama misoginistik, jenis drama yang menampilkan, melanggengkan, atau mempromosikan kebencian, prasangka buruk, dan diskriminasi terhadap perempuan.

Iya sih, sebagai perempuan 30 tahunan yang hidup di era digital, FL terkesan terlalu lugu dan konyol. Padahal beda banget menjunjung tinggi kesucian/keperawanan dengan ketidak tahuan tentang seks.

Beruntung drama ini diperankan Kim Jae Yeong dan Nam Ji Hyun, akting keduanya gak ada lawan.  Terbukti Mydramalist memberi rating tinggi, yaitu 8,4/10, demikian pula IMDb yang berhasil mengumpulkan rating 8,2/10.

Baca juga drama Kim Jae Yeong lainnya:




Profile
Native Title: 내가 떨릴 수 있게
Also Known As: Naega Tteollil Su Issge , Naega Tteolsuissge , Nyuneo , 내가 떨수있게 , 뉸어
Director: An Sae-Bom
Writer: Kim Ye-Ji
Genres: Comedy, Romance, Drama
Type: Drama
Format: Standard Series
Country: South Korea
Episodes: 10
Aired: Oct 15, 2026 - Nov 5, 2026
Aired On: Thursday
Original Network: TVING

0 comments

Terimakasih sudah berkunjung dan memberi komentar
Mohon menggunakan akun Google ya, agar tidak berpotensi broken link
Salam hangat