A Love Other than Yours, Gara-Gara Takut Kawin
Ternyata ada phobia takut kawin, namanya “gamophobia”. Agak aneh ya? Bukankah banyak orang justru sangat mendambakan perkawinan? Semasa masih kecil, saya kerap berangan-angan memakai baju pengantin putih dengan train/ekor gaun yang menyentuh lantai. 😀😀
Tentu saja itu dulu. Era berubah. Beberapa survei dan kajian psikologi menemukan peningkatan kecemasan kaum muda terhadap komitmen jangka panjang, banyak penyebabnya mulai dari trauma masa lalu, tekanan ekonomi, serta pergeseran nilai sosial dan karier di masyarakat modern.
Hal tersebut terlihat dari data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah pernikahan di Indonesia terus menurun, dari sekitar 1,7 juta pada tahun-tahun sebelumnya menjadi 1,57 juta pernikahan pada tahun 2023.
Drama Korea “A Love Other than Yours” berkisah tentang Lee Mi-Do, seorang perempuan muda yang tengah berjuang menggapai cita-cita menjadi sutradara. Dia enggan menikah sebelum impiannya terwujud (gak sampai mengalami gamophobia sih 😊😊)
Beruntung Namgung Ho, kekasihnya selama 10 tahun, dengan sabar menunggu kesanggupan Lee Mi-Do yang ternyata tak juga siap untuk berkomitmen.
Perjuangan menggapai impian sebagai sutradara, ternyata bersambung untuk mempertahankannya, akibatnya Lee Mi-Do mengalami stress. Dia tertekan. Terlebih kala membayangkan bahwa kelak pernikahan hanya sekadar berpindah dari satu fase ke fase berikutnya.
Ketakutan Lee Mi-Do bertambah ketika menyadari bahwa dia maupun Namgung Ho tak lagi mengalami percikan asmara seperti dulu.
Diperankan Ahn Eun-Jin dan aktor Seo Kang-Joon yang aktingnya saya pantengin sejak drama Korea “Cheese in the Trap”, bagaimana dengan dramanya kali ini?
Yuk kita kupas:
Baca juga drama Ahn Eun-Jin lainnya:
Genie, Make a Wish, Ketika Screenwriter Kondang Terinspirasi Kisah Aladin
Dynamite Kiss, Kisah Cinta Cinderella dan Putra Mahkota Konglomerat
Seo Kang-Joon sebagai Namgung Ho
Yatim piatu, sejak usia 7 tahun Namgung Ho tinggal bersama keluarga Mi-Do. Eratnya hubungan Namgung Ho dan Mi-Do, perlahan namun pasti menumbuhkan rasa cinta pada keduanya.
Ada pengalaman yang sangat berkesan. Sewaktu keduanya masih di bangku sekolah dan Mi-Do mengalami kecelakaan, Namgung Ho segera menggendongnya, tanpa menyadari bahwa dia menempuh perjalanan 10 km hanya dalam waktu 30 menit.
Jangan bilang “bergantung” padaku
Karena saat menggendongmu, aku jadi lebih kuat
Kurasa kau menjadi semacam penambah energi
Ahn Eun-Jin sebagai Lee Mi-Do
“Ho, jangan mau diperdaya dia lagi,”
kata ibu Lee Mi-Do tentang anak perempuannya pada Namgung Ho.
Bukan tanpa sebab sang ibu berkata demikian. Sebagai anak perempuan satu-satunya, Lee Mi-Do sangat bergantung pada Namgung Ho, bahkan terkesan memanfaatkan pemuda tersebut.
Namgung Ho tak pernah keberatan akan kejorokan Mi-Do, seperti kebiasaan menyimpan sampah di lengan baju, dan kerap memakai kaus kaki yang sama selama 3 hari, malah 4 hari.
Tak heran Lee Mi-Do berkata pada dirinya sendiri:
Bisakah aku terus hidup tanpa Namgung?
Sinopsis Drama Korea A Love Other than Yours
Kalian berjanji,
akan menikah setelah Mi-Do jadi sutradara
Aku beri kalian waktu 6 bulan
Kata ibu Lee Mi-Do mengultimatum pasangan Mi-Do, anak perempuannya, dan Namgung Ho, pemuda yang sudah bersama keluarga mereka sejak usianya masih 7 tahun.
Namgung Ho tentu saja tak keberatan. Sudah lama dia meninggalkan impiannya sebagai pelukis dan merintis karir sebagai orang kantoran. Kini, sebagai ketua tim pengembangan produk di perusahaan kue Hunmin, keuangan Namgung Ho sudah sangat stabil. Andai Mi-Do tidak bekerja, dia yakin mampu membiayai pengeluaran rumah tangga bareng Mi-Do.
Terlebih keduanya sudah tidak muda lagi. Hubungan asmara Namgung Ho dan Mi-Do telah berlangsung selama 10 tahun. Kamar kontrakan keduanya hanya dipisahkan sebuah koridor. Pernikahan cuma bentuk peresmian suatu hubungan.
Beda halnya dengan Mi-Do, dia merasa:
Pernikahan seperti menyelesaikan babak pertama
Dan masuk babak kedua
Mi-Do berharap dia dan Namgung Ho masih saling merasakan debaran jantung, saling merindukan, dan merasa hampa tanpa pasangannya.
Dia juga berharap, andai bersama selama 24 jam, dia dan Namgung Ho tak merasa bosan, bahkan waktu berlalu begitu cepat
Beda halnya dengan Namgung Ho. Dia lebih realistis melihat hubungan mereka, dan jujur berkata:
Bagaimana tidak bosan apabila telah 10 tahun bersama?
Bagiku Mi-Do adalah motivasi bertahan di tempat kerja
Dan kompas hidupku yang mencegahku keluar dari jalur
Setiap kali aku ingin berhenti kerja
Dia membuatku bertahan
Jawaban Namgung Ho membuat Mi-Do gamang, dia jadi merasa tidak jujur karena berusaha berhati-hati di depan sang kekasih
Aku beban hidupmu, mari kita akhiri saja
Aku akan menambahi bebanmu,
Rasa tanggung jawab, kewajiban dan rasa bersalahmu, membuatku terasa menyedihkan
Aku makin membenci diriku sendiri
Lebih lanjut Lee Mi-Do berkata:
Cinta kita tak lagi bersinar
Cinta kita terasa berat dan menyesakkan
Layu dan menyedihkan
Kebiasaan setiap pagi
Saling membangunkan dan bilang:
Aku sayang padamu, muach …
Sebaiknya kita berpisah
Namgung Ho sebetulnya sudah menyiapkan cincin pernikahan untuk melamar Lee Mi-Do. Perkataan sang kekasih membuatnya gusar dan mengiyakan keputusan Mi-Do.
9 musim salju, dan putus menjelang musim salju ke sepuluh
Mengapa kau membuatku
Sangat mencemaskanmu?
Ketika itulah keduanya bertemu sosok yang menarik. Sosok yang dijumpai Mi-Do dan awalnya bikin jengkel adalah Han Tae-Seung, pengacara yang bersikeras memaksa Mi-Do menandatangani surat kesepakatan.
Sedangkan Namgung Ho terlibat dengan Park Su-A , karyawan yunior di Hunmin Confectionery. Namgung Ho tertarik karena gadis muda tersebut cerdas dan pantang menyerah.
Review Drama Korea A Love Other than Yours
Diperankan dua bintang papan atas, Ahn Eun-Jin dan Seo Kang-Joon, aktor yang memiliki mata indah, saya berharap banyak dengan drama Korea “A Love Other than Yours”.
Apes, baru menonton episode 4, rasanya udah bosen. Kisahnya terasa dipanjang-panjangin, dan gak konsisten. Apa hubungan ketakutan FL untuk menikah dengan belum terwujudnya impian menjadi sutradara ?
Kan bisa banget menikah sambil merintis karir?
FL juga mengeluh kehilangan percikan rasa seperti ketika masih kasmaran. Ini juga aneh. Sebagai perempuan cerdas, pastinya dia tahu sensasi deg-degan akibat hormon dopamin, norepinefrin, dan kortisol memenuhi otak hanya berlangsung 6 bulan hingga 3 tahun pertama.
Gara-gara kehilangan percikan asmara yang bikin jantung berdebar, kok malah mau cari sensasi yang sama dari orang orang lain (second lead). Bukankah bakal terulang, sensasi jantung yang deg-degan bakal hilang sesudah 3 tahun?
Konflik yang disusun penulis scenario terkesan dibuat-buat dan mudah ditebak. Plotnya hanya mengandalkan kisah drama yang klise dan familiar, tanpa usaha menawarkan sesuatu yang segar atau berkesan.
Momen-momen penting dibiarkan berlalu, tanpa mengeksplorasinya agar drama Korea “A Love Other than Yours” lebih menarik secara emosional, seperti adegan ML tidur dalam posisi perutnya tersingkap, dan FL melihat bekas luka di perut ML.
Apa penyebabnya? Apa berkaitan dengan masa lalu bersama FL? Tidak ada penjelasan. Adegan ditutup dengan FL menarik kaus baju ML untuk menutup perutnya.
Gak heran rating drama Korea “A Love Other than Yours” menurut IMDb sangat buruk, hanya 6,6/10, bahkan episode 3 sempat menyentuh angka 5,5/10. Padahal awalnya bagus lho, reviewer IMDb sempat memberi rating 8,6/10, mungkin mereka berharap banyak dengan para pemerannya.
Sayang penonton harus kecewa. Ahn Eun-Jin dan Seo Kang-Joon gagal membangun chemistry yang kuat. Saya malah merasa ML dan FL hanya sekadar dua teman dekat berbeda gender yang melakukan kiss dan hubungan intim. Parah ya?
Beruntung secara visual, produksinya cukup bagus. Cast nya juga sesuai peran. Namun tentu saja sinematografi indah saja tidak cukup. Penonton menyaksikan drama Korea “A Love Other Than Yours” untuk mendapatkan “after taste” yang bisa dikupas bareng penggemar drakor lainnya, atau minimal bisa tersenyum melihat adegan romansa, dan bukan malah muak melihat banyaknya adegan intim yang too much.
Baca juga drama Seo Kang-Joon lainnya
The Third Charm, Akhir Yang Membuat Penonton Marah
Undercover High School, Biang Keroknya Harta Karun Raja Gojong
Profile
Drama: A Love Other Than Yours
Revised romanization: Neo Malgo Dareun Yeonae
Hangul: 너 말고 다른 연애
Director: Hwang Seung-Ki, Lee Ga-Ram
Writer: Yoo Su-Ji
Network: KBS2
Episodes: 14
Release Date: September 12 - November 1, 2026
Runtime: Saturday & Sunday 21:20
Language: Korean
Country: South Korea





.png)

9 comments
Hmmm, hubungan 10 tahun kok masih menunggu percikan asmara seperti awal pacaran, ya? Padahal biasanya cinta yang sudah bertahan lama justru punya bentuk yang berbeda, lebih ke rasa nyaman, saling percaya, dan mau tumbuh bersama. Tapi kalau jalan ceritanya bertele-tele dan chemistry pemainnya kurang terasa, memang jadi kurang greget, ya. Apalagi kalau sudah berharap banyak karena pemerannya Ahn Eun-jin dan Seo Kang-joon. Sayang banget kalau visualnya bagus, tetapi ceritanya kurang meninggalkan kesan
ReplyDeleteJadi ingat sama diri sendiri yang sempat mengalami gamophobia karena "nyangkut" jadi generasi sandwich. Serba salah dengan situasi yang mewajibkan saya tak bisa meninggalkan rumah dan orang tua. Meski alasannya berbeda dengan apa yang dialami oleh Mi-do, bisa jadi impiannya untuk menjadi sutradara itu sudah terpatri di benaknya sejak kecil. Dan dia ngotot berusaha agar itu tercapai.
ReplyDeleteDi A Love Other Than Yous, sepertinya ceritanya jadi lebih kompleks ya Mbak. Tapi sayangnya, uluran kisanya terlalu berliku-liku dan berpanjang-panjang, yang pada akhirnya bikin penonton jengah. Tergemas sama alasan Mi-do tak mau/menunda menikah "hanya" karena ingin jadi sutradara yang sukses.
Ini sih cinta kata orang Jawa, witing tresna jalaran saka kulina mbak. Ada banyak lo yang seperti Mi-Do.
ReplyDeleteBener mas Adi, banyak yang seperti Mi-Do. Btw, rating filmnya 6,6 ya wajar sih pengemasan plot nya memang kurang maksimal, karena penonton drakor sekarang pengen yang langsung to the point dari main topic nya.
DeleteCeritanya berasa kayak nonton short drama China sih ya. Padahal, aku naksir ML sejak pas dia main di High School Undercover apa ya.
ReplyDeletePas pertama muncul drama ini, aku sudah nggak ser sama storylinenya. Pacaran 10 tahun dan muncul pihak ketiga di masing-masing pihaknya. Aku nggak suka cerita begini.
Oalah ada istilahnya ya. Gamophobia. Hehe. Wajar sih, in this era makin banyak generasi yang takut menikah. Btw, aku baru nonton satu episode drama Mido ini. Menarik juga ceritanya
ReplyDeleteSepertinya stigma menikah merintis karir ini hanya berlaku di Indonesia yaa, Ambu...
ReplyDeleteKarena nyatanya, di negara maju seperti Korea dan Jepang, uda gak mau banget pakai "resiko" menikah yang memiliki rentetan tanggungjawab panjang setelahnya. Belum lagi hubungan 2 keluarga yang cukup rumit.
Di Korea ini memang se-ribet itu punya mertua tuu..
Apalagi di posisi perempuan. Mereka kudu tetap menjalani banyak ritual leluhur keluarga sendiri ditambah keluarga mertua.
Jadi sangat relate kalau mereka enggan menikah apalagi sampai punya keturunan.
Tapiii.. kalau ciinta dan serumah, ini beda cerita.
Kalcer yang sangat jauh berbeda apalagi dikaitkan dengan nilai moral dan syariat agama islam ya, Ambu..
Aku pun baru tau kalau ada istilah buat orang yang takut menikah. Mau heran tapi masuk akal sih, era sekarang banyak orang berpikir hidup sendiri aja udah berat gimana nikah? Kalau faktor ekonomi yang melatarbelakangi ya.
ReplyDeleteTapi, jujur. Aku pun pas nonton drakor
A Love Other Than Yours agak heran kenapa premisnya seperti dipaksain padahal pemeran utama itu udah keren pisan. Ada sayang pisan gitu deh, manalah 14 episode yaa. Terlalu dipaksakan, andai alasannya lebih jelas, masuk akal, pasti akan menarik pisan.
Hmmmm, yang ini cukuplah aku baca review aja 😄😄. Apalagi tema cinta memang bukan favoritku. Cuma masih mau nonton kalau alurnya kuat dan pemainnya aku suka. Yang ini sebenarnya aku sukaaa pemain utamanya mba, cuma ya sudahlaaah, mending skip daripada ngantuk pas ditonton 😅
ReplyDeleteTerimakasih sudah berkunjung dan memberi komentar
Mohon menggunakan akun Google ya, agar tidak berpotensi broken link
Salam hangat